Perempuan Papua Barat Salah Satu Simbol Kekuatan
![]() |
| Ilustrasi Mama Papua (Foto/ Dok Yaliahun Suhuniap) |
Oleh: Yaliahun Suhuniap
Perempuan merupakan
manusia sebagai ciptaan Tuhan Allah dalam kapasitas sebagai penolong
laki-laki dan yang diambil dari salah satu tulang terkecil dari tubuh
lelaki tersebut yaitu tulang rusuk (kejadian 2:18,22-23.) disana
dikatakan, tidak baik kalau manusia itu seorang diri, ia akan dinamai
perempuan karena diambil dari laki-laki. ini artinya bahwa perempuan dan
laki-laki itu sama dalam kesatuan yang utuh, melainkan berbeda dalam
fungsi dan peranannya. atau yang lebih mencolok adalah dilihat dari
perbedaan jenis kelamin.
Dalam perkembangan
sejarah umat manusia di planet ini, terkhusus dalam kehidupan perempuan
Papua Barat atau lebih dikenal dengan “mama papua”, di Island Of
Paradise, kita bisa melihat bahwa perempuan Papua Barat adalah makhluk
heroik dan multiKUAT yang pernah dan terus ada dalam lebih dari satu
peran dan fungsi. dia memiliki kekuatan dalam berbagai versi, bahkan
sebagiannya yang tidak dapat menyamai oleh kaum Adam. beberapa
diantaranya adalah:
1. Bisa mengandung selama Sembilan bulan karena dia KUAT.
2. Karena KUAT, dia bisa menghadapi momen kritis yaitu pada saat diperhadapkan dengan sakit bersalin yang juga sakit pamungkas di dunia itu.
3. Karena KUAT dia bisa
mempersembahkan seluruh hidupnya untuk melayani suami, mengurus
anak-anak dalam segala keinginan dan kebutuhan hidupnya, serta menjadi
ibu rumah tangga bekerja bagi segenap keluarga dan setiap orang dalam
rumah sejak jam 05-18 malam setiap harinya. jadi yang memegang rekor
tinggi dalam keluarga versi kerja banyak, besar dan berat adalah
perempuan.
4. Pada zaman dulu dia juga memiliki pengaruh KUAT yaitu mencetuskan perang antar suku ataupun antar kampung karena perempuan. jadi dia itu adalah pemicuh perang. sekaligus barometer perang yakni, dia katakan kepada seseorang tidak boleh berperang karena jika berperang maka akan tewas dalam medan bertempuran dan hal itu pasti terjadi. itulah sebabnya orang pasti tunduk pada perintah perempuan.
5. Jika berargumentasi pada suatu perkara dalam keluarga maupun dalam organisasi tertentu, maka pasti secara retorika suara perempuan yang lebih unggul dan KUAT ketimbang lelaki. untuk hal itu kata orang yali “Homi En Suahal” yaitu keras, banyak, berkesinambungan tanpa henti dan lainnya.
6. Satu orang perempuan bisa menundukkan atau menaklukkan seratus orang laki-laki, bahkan orang yang paling liar bisa dia jinakkan. hanya dengan kata-kata sekalipun, dia KUAT melakukanya. makanya ada petikan syahir cinta mengatakan; “meskipun orang yang derajatnya setingkat raja akan menjadi budak wanitanya.”
7. Di dunia pendidikan sekarang dia lebih unggul dalam KUAT menghafal secara sistematis ketimbang laki-laki. mungkin lantaran loyalitasnya yang tinggi pada apapun yang dia geluti, tetapi itu realitas dimana-mana.
8. Mungkin karena dampak dari pada pandangan manusia bahwa kaum Hawa lebih rendah derajatnya ketimbang kaum Adam di berbagai segi kehidupan manusia, tetapi ketika suatu perbuatan atau prestasi diukir dari seorang perempuan, sangat KUAT pengaruhnya ketimbang laki-laki.
9. Dia juga memiliki tekad yang KUAT dalam hal apapun. jika dia ingin mengakhiri hidup oleh karena stress, putus cinta, putus asa dan lain sebagainya pasti dia melakukannya tanpa berpikir banyak.
10. Dalam urusan tertentu dia lebih KUAT kelicikannya dan bahkan tidak bisa terdeteksi bekas langkahnya. sulit sekali untuk menemukan hal ini. kalaupun mungkin, tidak dalam satu dua hari.
11. KeKUATan cinta dan kasih sayang dari kapasitasnya sebagai orang tua, dia melebihi bapa. sehingga meskipun seorang anak berada jauh, dia pasti merasakan apa yang dirasakan anaknya.
Demikian sebagian kecil
yang bisa saya kemukakan dari banyak sumber kekuatan para wanita. mohon
maaf mungkin salah kalimat dalam poin-poin diatas tetapi, diharapkan
supaya mengambil makna positifnya saja ketika menginterpretasikan
tulisan ini. karena tentu ada hal atau pesan penting yang akan
disampaikan dalam tulisan ini. seperti ini alasannya:
Sejak tahun 1961 sampai
dengan tahun 2016 ini, bahkan sampai detik ini. banyak air mata dan
tangisan terus mengalir di negeri Noeva Guinea Nea itu. dan lebih
terharuhnya adalah tangisan terbanyak dan terkuat mengalir dari hati,
pikiran, kata-kata, tenaga, doa dan mata perempuan atau mama papua yang
berada di gunung, rawa, hutan, pesisir, kebun, kali, bukit dan dimanapun
tempatnya. hal itu disebabkan oleh karena pembunuhan yang terus secara
kontinyu terjadi di bumi Surga Kecil itu. dia terus melahirkan tetapi
anjing liar yang jahat itu terus menerkam, mencerai-beraikan dan
melahapnya dengan bengis tanpa ampun. tidak ada pertolongan juga yang
datang dari orang lain ketika semua ini terjadi. jika yang tersisa dari
mereka yang diterkam berteriak minta tolong, maka anjing-anjing itu
datang dengan jumlah yang banyak dan membunuh habis mereka yang tersisa.
tidak ada sedikitpun celah bagi mereka (manusia papua barat) untuk
menghindari kematian dan cari kehidupan yang bebas. dari timur sampai
barat, selatan sampai utara, dari sorong sampai samarai di titik
terkecil sekalipun, anjing liar terus berkeliaran setiap saatnya.
Berkumpul dan bersuara,
berteriak minta tolong, pasti dibunuh karena bagi mereka membunuh
manusia papua barat adalah kewajiban mereka. ibarat burung yang bersiul
di tengah hutan, dan didengar para pemburuh sehingga siulannya
mendatangkan bencana bagi dirinya, demikianlah nasib orang papua barat
di dalam rumah (honai) mereka sendiri. kalaupun diam pasti diterkam
juga. karena anjing itu tanpa menjilat darah manusia papua barat
mustahil untuk hidup. itulah sebabnya, dari pada mati di tengah hutan
dan lautan karena diam sehingga tidak dilihat orang, lebih baik
berteriak dan mati di tengah jalan, sehingga dilihat orang. karena diam
ataupun berteriak pasti mati juga. itulah pilihan anak negeri saat ini.
WAHAI
PEREMPUAN-PEREMPUAN MUDA PAPUA BARAT. apa yang kurang dengan kamu? siapa
yang kamu takutkan? bukankah kamu adalah makhluk yang kuat dan berani?
bukankah kamu adalah representative dari mama yang di kampung dan sedang
menangis tersedu-sedu karena anak yang dia cintai terus hilang?
bukankah jiwa besar mama dan hati sebagai mama sedang terpatri dalam
dadamu? mengapa kamu tidak maksimalkan kekuatanmu itu untuk mengakhiri
penderitaan ini?
Datanglah bergabung
dalam perjuangan untuk pembebasan nasional bangsa papua barat. solusi
untuk mengakhiri air mata dan sakit yang dirasakan mama selama ini
adalah referendum. dan referendum itu adalah buah dari perjuangan dan
pengorbanan. mama selalu berdoa sambil menangis, dan berharap supaya
suatu saat nanti bukan hanya anak laki-laki tetapi anak perempuannya
juga duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi di dunia yang sama. pada
momen itulah sakit yang dia rasakan sejak melahirkan kita berdua sampai
saat ini akan berakhir. dia ingin mendengar kabar darimu bahwa mama
semuanya sudah berkhir. sekarang kita bebas. bebas untuk selamanya tanpa
ikatan. dia tidak sabar menantikan hari itu tiba. mari kita berjuang
bersama, bergandeng tangan mempercepat datangnya hari yang
dinanti-nantikan oleh mama tercinta yang dengan segenap cinta, kasih
sayang merindukan kita.
BERJUANG MEMBEBASKAN BANGSA PAPUA BARAT
SEBAGAI
SEBAGAI
TANDA UCAPAN SYUKUR KEPADA TUHAN ALLAH SANG PENCIPTA DAN PEMBERI SEMESTA ALAM PAPUA BARAT DAN MANUSIANYA
BUKTI UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA MAMA YANG MERASAKAN SAKIT YANG KITA RASAKAN DENGAN AIR MATANYA
SUATU KARYA
MEMPERSIAPKAN MASA DEPAN ANAK CUCU KITA YANG BEBAS, DAMAI SEJAHTERA,
BERADAB DAN TERHORMAT DI TANAH LELUHURNYA SAMA SEPERTI MANUSIA LAIN DI
MUKA BUMI INI






